Memasak sayuran dengan tepat dan tetap sehat

Sayuran

Sayuran

Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan bagi kualitas hidup, konsumsi sayuran di masyarakat perlu ditingkatkan. Di Indonesia sendiri tingkat konsumsi sayuran dan buah masih tergolong rendah, badan pangan dunia FAO (Food and Agriculture Organization) merekomendasikan konsumsi sebesar 73 kilogram per kapita per tahun, sementara Indonesia saat ini mempunyai tingkat konsumsi sayur dan buah sebesar 40 kilogram per kapita per tahun atau hanya setengah dari tingkat konsumsi yang di rekomendasikan.

Sayuran adalah bahan pangan yang kaya akan vitamin dan gizi yang berguna bagi tubuh, yang apabila kita tahu cara tepat mengkonsumsinya akan memberikan manfaat yang sangat baik. Namun bila salah dalam mengolahnya semua keunggulan dan manfaat dari sayuran tersebut malah akan hilang. Karenanya, sayuran harus diolah dan dikonsumsi dengan baik agar memberikan manfaat nutrisi yang maksimal bagi tubuh.

Berikut ini adalah beberapa tips mengolah sayuran agar manfaat nutrisi, vitamin dan gizinya masih tetap ada. Di antaranya :

1. Konsumsi Sayuran dalam keadaan segar

Cara paling baik dalam mendapatkan kualitas nutrisi dan vitamin dari sayuran adalah dengan mengkonsumsinya dalam keadaan segar atau mentah. Selain lebih alami juga lebih pratis dan tentunya mendapat manfaat nutrisi lebih baik. Sejatinya pun sayuran dikonsumsi paling baik dalam keadaan mentah.

2. Hindari merendam terlalu lama

Sayuran yang baru dibeli biasanya harus di bersihkan terlebih dahulu, untuk menghindari kandungan pestisida ataupun kotoran alami lainnya. Tapi dalam membersihkan sayuran, harap perhatikan proses pembersihan ini, usahakan membersihkan sayuran dengan cara dicuci dengan air yang mengalir. Hindari membersihkan sayuran dengan cara direndam, apalagi bila direndam dalam jangka waktu yang sangat lama. Bilas sebentar dengan air yang mengalir, sudah cukup untuk membersihkan sayuran.

3. Mengukus

Apabila memang tidak terbiasa mengkonsumsi sayuran dalam keadaan dimasak, olah sayuran dengan cara mengukus. Sayuran bisa matang, tapi kandungan nutrisi nya tetap terjaga. Tapi perlu diperhatikan lamanya proses pengukusan, jangan terlalu lama sehingga sayuran menjadi berubah warna, bentuk bahkan layu.

4. Perhatikan proses pemanasan

Salah satu yang menyebabkan berkurangnya kandungan gizi dan vitamin dalam sayuran adalah proses pemanasan yang terlalu lama. Hindari memanaskan sayuran dalam air dalam waktu yang lama hingga warna aslinya pudar dan menjadi layu. Cara pemanasan yang terbaik adalah melaui microwave, kukus atau lewat tumisan. Apabila terpaksa merebus, masukan sayuran atau buah ke dalam air yang sudah mendidih terlebih dahulu.

5. Presto

Memasak sayuran dengan metode tekanan tinggi dapat menyingkat waktu pengolahan, tetapi perlu diperhatikan waktu memasaknya, apabila terlalu lama hanya akan membuat nutrisi sayuran juga terbuang percuma.